Senin, 30 Maret 2009

SEPENGGAL KIAMAT KECIL DI SITU GINTUNG

Nama Pulau Situ Gintung mendadak menjadi pemberitaan utama di hampir semua media massa nasiona
. Tentu tidak mengherankan. Kawasan seluas lebih dari 5 hektar itu sedang dilanda banjir bandang.

32 Orang tewas akibat runtuhnya tanggul Situ Gintung, Jumat (27/3/2009) pukul 02.00 WIB. Jumlah itu diperkirakan bakal bertambah mengingat masih banyak warga yang hilang.

Sebelum peristiwa ini, pulau yang terletak di Desa Cirendeu, Ciputat, Tangerang itu dikenal sebagai salah satu lokasi wisata, outbound, dan pesta. Setiap hari libur, lokasi yang dikelilingi Danau Situ Gintung ini selalu dipadati warga Jakarta yang ingin melepaskan penat.

Lokasi yang tidak terlalu jauh dari pusat kota, membuat lokasi ini banyak dipilih kantor-kantor untuk mengadakan gathering. Bahkan Anda bisa datang untuk sekadar berolahraga seperti renang dan tenis di tempat yang pemandangannya tidak kalah dari kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat itu.

Karena pemandangan yang indah, beberapa rumah produksi juga sering menggunakan kawasan ini untuk syuting video klip, iklan ataupun sinetron. Maka tidak heran jika Anda ke tempat ini, sering bertemu artis-artis.

Biaya masuk ke Pulau Situ Gintung pun relatif murah. Untuk dewasa hanya dikenai Rp 4 ribu sekali masuk. Sedangkan untuk anak-anak lebih murah yakni Rp 2 ribu. Jika Anda ingin camping juga tidak mahal, tinggal membayar Rp 7.500, Anda bisa menikmati malam di kawasan romantis itu.

Anda juga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam jika ingin mengajak teman-teman menginap di lokasi ini. Dengan Rp 150 ribu per malam, Anda dan rekan-rekan sudah bisa menginap di wisma Situ Gintung.

Selasa, 17 Maret 2009

LASKAR PMI,,,


MAULID
ANWARID
SUGI
AGUNG PRATAMA
AGUNG SANTOSO
DAUD
ZULKIPLI

FARIZ
EKO
ROBID
NIZAR
JAUHARI
FITRAH
MUBIN
ILIL
LESTARI
HERIATI
MARFUAH
DWIE
SUCI
ROHMAH
FIRA
DAWIX
ALFIANA
UUS
WHENY

LASKAR PMI nggak kalah sama LASKAR PELANGI

     Sebelas anak Melayu Belitong yang disebut Laskar Pelangi ini tak menyerah walau keadaan tak bersimpati pada mereka. Sebut saja Lintang, seorang kuli kopra cilik, yang genius dan dengan senang hati bersepeda 80 kilometer pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmu-bahkan terkadang hanya untuk menyanyikan lagu padamu negeri di akhir jam sekolah. Atau Mahar, seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif, tak logis, kreatif, dan sering diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus.
     Tak kalah pula dengan sebelas laskar pelangi,tiga puluh laskar PMI ini juga punya semangat tinggi dalam menejar cita-citanya meski keadaan tak bersimpati pada mereka.Pengembangan masyarakat (community development) merupakan wawasan dasar bersistem tentang asumsi perubahan sosial terancang yang tepat dalam kurung waktu tertentu. Sedangkan teori dasar pengembangan masyarakat yang menonjol pada saat ini adalah teori ekologi dan teori Sumber daya manusia. Teori ekologik mengemukakan tentang “batas pertumbuhan”. Untuk sumber-sumber yang tidak dapat diperbaruhi perlu dikendalikan pertumbuhannya. Teori ekologik menyarankan kebijaksanaan pertumbuhan diarahkan sedemikian rupa sehingga dapat membekukan proses pertumbuhan (zero growth) untuk produksi dan penduduk.Sungguh tugas yang berat yang harus di pikul laskar PMI kedapan.